Friday, July 27, 2012

Pembantaian di Rohingya, Myanmar Didesak Keluar dari ASEAN

Ilustrasi kerusuhan Rohingya (foto: Reuters)
Ilustrasi kerusuhan Rohingya (foto: Reuters)

JAKARTA - Puluhan pengunjuk rasa dari Pusat Informasi dan Advokasi Rohingya-Arakan (PIARA) mendatangi Gedung ASEAN di Jalan Sisingamangaraja No 70A, Jumat(27/7/12). Mereka mendesak agar Myanmar keluar dari Keanggotaannya di ASEAN.

Mereka mengutuk keras segala bentuk kekerasan, penindasan dan pelanggaran HAM yang dilakukan terhadap Minoritas Rohingya-Arakan di Myanmar. "Kami menuntut kepada Negara-negara yang tegabung dalam ASEAN untuk membekukan keanggotaan Myanmar di ASEAN dan membuka blokade militer dan politik terhadap Arakan," ujar Sugeng, Ketua Pimpinan PIARA.

Mereka juga mendesak agar Memboikot SEA Games ke-27  di Myanmar. Demonstran PIARA juga menggembok pagar masuk Gedung ASEAN yang berada di Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan. Aksi ini dilakukan karena tuntutan mereka tidak dipenuhi, yaitu meminta salah satu perwakilan dari ASEAN keluar menemui mereka.

"Kami minta perwakilan ASEAN keluar menemui kami, kami beri waktu sepuluh menit jika tidak akan kami gembok pagar ini," ujar Heru salah satu pendemo yang berorasi. Mereka juga mendesak agar Memboikot SeaGames ke-27  di Myanmar. Aksi ini berlangsung sekira satu jam, setelah berorasi massa membubarkan diri dengan tertib.
(ahm)

Pembantaian di Rohingya, Myanmar Didesak Keluar dari ASEAN Gallery

Pembantaian di Rohingya, Myanmar Didesak Keluar dari ASEAN Pembantaian di Rohingya, Myanmar Didesak Keluar dari ASEAN Pembantaian di Rohingya, Myanmar Didesak Keluar dari ASEAN Pembantaian di Rohingya, Myanmar Didesak Keluar dari ASEAN Pembantaian di Rohingya, Myanmar Didesak Keluar dari ASEAN Pembantaian di Rohingya, Myanmar Didesak Keluar dari ASEAN Pembantaian di Rohingya, Myanmar Didesak Keluar dari ASEAN

0 comments:

Post a Comment